[teruntukmu, kasihku...]hening malam ini
hanya suara kipas, tv, & keyboard laptop yang terdengar olehku
sendiri ku disini, dalam sebuah ruang tanpa celah.
sekotak ruang dengan warna & desain yang sama setiap hari.
bosan? tak tahu lagi apa itu bosan.
kesendirian membuatku hanyut dalam fananya hidup.
sesaat setelah kepergianmu, ku tahu dunia telah merubahku
kini aku hanyalah seonggok daging yang mencoba berjalan diatas fana
tanpa arah, tanpa kawan, & tanpa tujuan
bagai sebuah lingkaran tanpa titik pusat.
hanya mengikuti tiupan angin & berubah bentuk.
kamar ini terasa lebih sepi
namun hati ini terasa kosong
hilang pijakan, hilang pandangan, & hilang gravitasi
sulit
sesak di dada begitu menyiksa, namun tak terasa
karena semua rasa tlah kau bawa
kini yang ada hanya sebuah mimpi, kenangan, & doa
berserah kepada Sang Pencipta
berharap kita dapat kembali merajut kasih dalam surgaNya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar