Juni 18, 2017

Mudik Romantis

Perjalanan kali ini sungguh menggelitik hati. Tak kusangka masih dapat "jatah" mudik dari KAI,. & sungguh diluar prediksi, samping kanan hingga ke ujung jendela lain, depan, & belakang dipenuhi oleh celoteh menggemaskan anak2 yg mungkin bila kuprediksi berumur 3-5th,. Masya Allah, suasana ini sungguh membuat hati ini rindu akan hadirnya malaikat kecil di keseharianku,. Hanya bisa memandang & mencoba menjadi pendengar yg baik atas semua celotehan mereka,. Ruang kecil di sudut lantai 5 yg kutinggalkan kini, tempat dimana aq terdiam, tertawa berteman kesendirian, kini tergantikan dengan hadirnya malaikat2 kecil tanpa dosa yg menebar tawa, namun sesak masih terasa di dada,. Oh Tuhan.. ku rindu wanita yg rela mati untukku.. setahun berlalu, 2x ramadhan kucoba tuk mencari tambatan hati yg "baru", berharap bisa menyempurnakan separuh imanku sebagai "pengganti"nya,. Rindu aq dengan panggilan "bunda...",. Meski belum ada lagi bunda untukku, setidaknya ijinkanku menyandang panggilan "bunda..",. Allah.. tolong jadikanlah ramadhan kali ini menjadi ramadhan terakhirku berteman kesendirian..

Inilah kisah mudik yg romantis..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar